Teachable Moment.

belajar itu penting untuk menjalani hidup yang lebih baik.
tapi belakangan ini kita megenal istilah akselerasi, pasti pengunjung sudah mengetahui tentang kelas akselerasi dan sebagainya.
pada tahun 1930 ada anak kecil yang diakselerasi karena dianggap pintar  namanaya william james sidis, umur 11 tahun saking pintarnya dipaksa masuk kuliah ke harvard.
tapi apa yang terjadi, dalam beberapa tahun kedepan? James Thurber seorang wartawan menemukan dia menjadi pemulung mobil tua dan namanya hilang.
sementara ada anak kecil yang sampai umur 3 tahu tidak bisa belajar, tidak dikarbit dibiarkan normal, kita mengenal anak itu sebagai Albert Einstein.
karena itu, ini yang harus jadi pelajaran bagi orang tua jaman sekarang yang bangga betul mengakselerasi anaknya. masih bayi masih kecil sudah disuruh sekolah dengan biaya setinggi mungkin. Mungkin anak itu bisa belajar bahasa, berfikir dan berprilaku dengan cepat. tapi dia lupa emosi dan perasaan anak tidak bisa dikarbit.
Neil Postman mengingatkan kita - jangan kau cabut masa bermain anakmu terlalu cepat, karena kelak kau akan menemukan anakmu yang dewasa tapi kekanak-kanakan.- karena kita kehilangan sesuatu yang disebut teachable moment.
teachable moment itu disayang sang murid siap maka sang guru akan hadir, jangan dibalik disaat sang guru siap sang murid dihadirkan.
itu yang tidak boleh terjadi.
karena satu, anak bukan miniatur orang dewasa dan pendidikan bukan untuk menkarbit, menjerat atau memenjarakan.
pendidikan itu membebaskan dan memerdekakan. :)

Komentar

Postingan Populer